Jangan Pernah Cuci Motor Saat Mesin Masih Panas, Ini Dampaknya
Membersihkan kendaraan merupakan kegiatan yang banyak dilakukan untuk menjaga kebersihan. Selain musim hujan, sepeda motor bisa lebih cepat kotor karena cipratan air di jalan raya.
![]() |
Rutinitas pagi yang padat membuat para pemilik umumnya berhenti pada posisi mencuci umum dalam perjalanan pulang kerja. 8 Fitur Kualitas Juara Ayam Bangkok
HomeOutomotifTips dan Trik
Jangan Pernah Membersihkan Motor Saat Mesin Masih Panas, Ini Efeknya
Dian Tami KosasihDian Tami Kosasih
16 Nov 2020, 18:01 WIB
Ingin Membersihkan Sepeda Motor dengan Cepat Bersih? Coba Gunakan Sabun Pembersih Piring
Perbesar
Sumber: gilamotor.com
Liputan6.com, Jakarta - Membersihkan kendaraan merupakan salah satu kegiatan yang banyak dilakukan untuk menjaga kebersihan. Selain musim hujan, sepeda motor bisa lebih cepat kotor karena cipratan air di jalan raya.
Rutinitas pagi yang padat membuat para pemilik umumnya berhenti pada posisi mencuci umum dalam perjalanan pulang kerja.
BACA JUGA
Agar Tidak Menyesal, Lakukan 14 Hal Saat Membeli Sepeda Motor Yang Tersisa
Memiliki Peran Penting, Kondisi Interval Rem Jarang Jadi Jarang Jadi Perhatian, Ini Adalah Langkah Untuk Merawatnya
Dalam posisi mencuci, umumnya motor akan langsung dicuci, meski nyatanya mesin masih dalam kondisi panas. Rutinitas semacam ini rupanya memberikan kesan buruk pada sepeda motor.
Akan ada perubahan suhu yang nyata pada logam elemen motor panas jika air dingin tiba-tiba menyerang.
Jika hal ini dilakukan secara terus menerus atau dalam jangka waktu yang lama, salah satu scan terparah yang bisa terjadi adalah blok mesin motor yang retak, seperti dikutip dari Oil Federation, Senin (16/11/2020).
Mesin Silence Rest Ditambahkan Pertama
Tak hanya itu, dampak buruk lainnya bisa saja muncul karena kerancuan ini adalah bagian leher pipa knalpot berlapis krom berbagai warna sehingga cukup kekuningan.
Oleh karena itu, pemilik disarankan untuk membiarkan kendaraannya beristirahat selama kondisi mesin masih panas. Beri selang waktu 5 sampai 10 menit sebelum pencucian terakhir, kali ini dapat membuat keadaan mesin dan elemen-elemen di dalamnya beristirahat sejenak dan panasnya mesin sebelum air terakhir melanda.
Selain itu, hal ini akan membantu mengurangi resiko kerusakan yang tidak diduga akibat kesalahan pembersihan kendaraan.
